Prionailurus planiceps
Kucing Kepala Datar
Deskripsi
Kucing Kepala Datar memiliki serangkaian adaptasi unik untuk berburu mangsa akuatik, termasuk mata besar yang menghadap ke depan untuk meningkatkan persepsi kedalaman—kemampuan penting dalam menangkap ikan. Sebarannya sangat terbatas dan terfragmentasi, sehingga data populasi masih sangat minim.
Status Konservasi: Terancam Punah
Profil Ekologi
Dataran rendah air tawar tropis yang berhubungan erat dengan sungai, anak sungai, hutan riparian, mangrove, dan rawa gambut.
Merupakan spesies spesialis yang sangat bergantung pada sungai, aliran air, rawa gambut, dan lahan basah. Kucing Kepala Datar umumnya nokturnal atau krepuskular (aktif sebelum matahari terbit dan setelah matahari terbenam). Mereka sering terlihat di tepi perairan dan memiliki adaptasi unik untuk berburu di air, termasuk mata menghadap ke depan dan kaki yang sebagian berjala.
Mereka terutama memakan ikan, serta katak, krustasea, dan serangga air. Kucing Kepala Datar juga dapat memangsa mamalia kecil atau burung yang berada di sekitar perairan.
Ciri Fisik
Tubuh dan Bentuk
Kucing kecil bertubuh pendek dengan tengkorak yang lebih rata dan ekor yang pendek. Tubuhnya yang kompak dan kakinya yang pendek merupakan adaptasi untuk berburu di tepi perairan, bukan untuk memanjat atau mengejar mangsa jarak jauh.
- Panjang Tubuh–Kepala: ±45–50 cm
- Panjang Ekor: ±15–25 cm
- Berat: ±1,5–2,5 kg
Sebaran di Kalimantan Barat
(Berdasarkan data dari IUCN)





